Aku?

My photo
Sabah, Malaysia
Blog Untuk Renungan Masa Depan Apabila Dah Bertongkat.. Namun Lalui Hidup Kita Di Dunia Realiti Semasa Meniti Ke Hari Tua.. Gunakan Blog Hanya Sebagai Medium Penggerak, Bukan Sebagai Diri Yang Bergerak.. Kerana Nyata Lebih Bermakna Dari Maya..

Tuesday, June 14, 2011

Aku? _ Masih Bediri Di Dunia

Dunia nampak nyata pada mata bila cahaya terang menerangi. Gelap pada pandangan bukan kerana malam tiada bulan, tapi kerana pembawaan diri yang hanyut pada dunia sendiri. Terperosok di satu sudut, duduk berteleku hanya ingin bercerita pada diri yang hanya diri menilai cerita. Aku? mencari cahaya yang siang di luar, cuba membawa dengan penuh mimpi yang mustahil, masuk ke dalam hati yang terdampar longlai pada lemah. Aku?, juga membawa untuk cuba menerangi sadisnya hati, percaya gelap itu tumpahnya dunia nyata, yang kelam itu harus sendiri mengalami. Aku? percaya dengan itu.

Sumber : Maya
Aku?:
Persis jantan tiada kemaluan...
Kau dulu jahanam lebih pada nama...
Bergurukan syaitan...
Berpetuakan iblis..
Hanyut tanpa tiang untuk bertaut...
Terbang tanpa tali untuk bersangkut...
Petualang kemaruk pada jin...
Penderhaka pada alam terbitan dunia..
Tundukmu bukan mengerti atas keagungan esa...
Tundukmu layu longlai lemah telunjuk si syaitan...
Sujudmu bukan patuh pada kebesaran NYA..
Sujudmu hancur pada nyata... musnah pada ghaib...
Sujudmu dipegang oleh iblis laknatullah...
Itu kau... Itu kamu..
Kini Aku?...


Ruang dunia sentiasa menerima. Aku sentiasa menafi dunia. Ada apa dengan dunia tanpa mengerti hidup di dunia. Berjalan waktu kosong sesudah kosong, apa yang terlintas hanyalah kekosongan. Lurus pada jalan nyata, lembik pada kala harus kuat menerima. Di sudut itu juga yang aku kisah. Gelap kononnya mematangkan fikiran, melerai otak bercelaru. Yang masuk hanya dongeng yang terindah penuh warna diselubungi warni. Terbias dek kegelapan membawa warna kelam. Semua itu masuk dalam otak.

Sumber : Maya
Aku ingin menjadi saya :
Terhenyak sang aku ingin melihat dia..
Dia yang menginginkan saya...
Indah pada saya memutihnya segala hitamnya aku...
Aku sudah mula berfantasi..
Dunia senyum indah bila saya itu adalah aku..
Dunia menerima dengan dakapan sang teman, sang saudara, sang pencinta...
Bahagia nyata di depan..
Gembira harus ada di dunia aku berdiri..
Fantasi aku bila menjadi saya..
Haruskah aku menjadi saya?!...


Yang pasti aku masih berdiri di dunia nyata. Bingung tanpa nyata. Redha apa yang ada.
Aku Tetap Aku Di sudut Aku Terus Memerhati_AmkaNsem

3 comments:

^ai-mie : 아이-미^ said...

wow... tabik... ur writing totally better than me... really need more to learn...

Aku... aKu... akU... SaNg PencINTa said...

mengenceng jak sumer ayat nie.. ahahah..

Eksen jak lebih.. bila mo kuar dari otak terus jari jak p taip-taip..

tulisan anda lebih teratur dan ada gaya manis yang orang len susah mo dapat..

teruskan ai-mie..

^ai-mie : 아이-미^ said...

saye hanya mampu dengan tulisan pendek. kalau panjang2 mcm ni, memang tak boleh. sebab tu saye tabik dgn kamu... otk lbh bagus berfikir dr saye...

....: TAK BEST :.....

.: KATA PADA KATA :.

...Semua hasil dari Otak Aku... Hati aku kaki support... Jari aku tolong ketuk-ketuk... Kalau aku tulis time minum copy...Aku sure letak gula sebagai ct rasa untuk pastenya...takut datang surat cinta...Tapi jarang minum copy sebab aku benci copy, aku suka air gunung yang bersih dan segar...

.: Hijau itu aku... Hebat itu mereka tu... Tokoh itu tertentu :.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Open Cbox

Hak Cipta Terpelihara

Creative Commons License
aku dari sudut aku terus memerhati_amkaNsem by Aku.. Aku.. Aku.. Sang Pencinta is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 2.5 Malaysia License.
Based on a work at akuakuakusangpencinta.blogspot.com.